Tinggi Hati Mendatangkan Kehancuran

Bacaan hari ini: Yesaya 3:1-4:1 | Bacaan setahun: Ulangan 23-24, Yohanes 12

“Katakanlah berbahagia orang benar! Sebab mereka akan memakan hasil pekerjaannya.” (Yesaya 3:10)

 

Sebuah pepatah mengatakan bahwa orang yang berilmu hendaknya menggunakan ilmu padi. Semakin berisi, semakin merunduk. Hal ini menggambarkan sikap seseorang yang tetap rendah hati sekalipun memiliki banyak kelebihan/kepintaran. Namun tidak demikian dengan umat Israel. Dituliskan dalam Yesaya 3, bahwa Tuhan menegur perkataan dan perbuatan mereka yang melawan Tuhan dan menantang kemuliaan Tuhan.

Pada saat umat Tuhan sudah tidak lagi hidup menghormati Tuhan, maka yang terjadi adalah kekacauan. Mulai dari orang tua hingga anak muda, pria dan wanita. Semua tatanan dalam keluarga dan masyarakat menjadi rusak. Para tua-tua dan pemimpin Israel memusnahkan kebun anggur, merampas barang orang yang hidup tertindas, menyiksa sesama yang seharusnya mereka lindungi (ayat. 14, 15, 16). Orang-orang muda tidak lagi menghormati orang-orang yang lebih tua (ayat. 23). Para wanita lebih mementingkan penampilan lahiriahnya dibandingkan kehidupan rohani mereka (ayat. 16).

Sebagai akibatnya, maka Tuhan menyingkirkan semua orang yang mereka andalkan, serta segala benda yang mereka bangga-banggakan. Tuhan bahkan mengijinkan mereka untuk dipermalukan (ayat. 1726). Tuhan menyatakan bahwa yang berbahagia adalah orang yang melakukan kebenaran, karena mereka akan makan hasil perbuatan mereka (ayat. 10). Sebab Tuhan adalah hakim atas perbuatan manusia.

Kiranya renungan hari ini mengingatkan kita untuk selalu waspada dan selalu mengingat bahwa semua berkat dalam hidup datangnya dari Tuhan. Kita tidak sepatutnya memandang remeh berkat yang Tuhan sedikan dan berbuat seolah-olah semua yang kita terima adalah hasil kerja keras kita semata-mata. Hal demikian akan berdampak pada sikap yang melawan Tuhan dan berani untuk tidak adil kepada sesama, demi mendapatkan keuntungan besar. Tuhan menghendaki kita untuk melakukan kebenaran Tuhan. Marilah kita menjaga cara hidup kita yang baik serta belajar untuk bersikap saling peduli satu dengan yang lain dalam kehidupan bersama, maka Tuhan akan memberkati kita.

STUDI PRIBADI : Apakah yang akan Tuhan lakukan bagi yang menyesatkan bangsa Israel?

Pokok Doa : Berdoalah bagi jemaat Tuhan agar menjaga kesetiaan kepada Tuhan dan Firman-Nya di dalam hidupnya. Umat Tuhan pun mau bersyukur untuk berkat dan anugerah yang Tuhan sediakan.