Meresponi Jawaban Doa

Bacaan hari ini: Yeremia 42 | Bacaan setahun: 2 Tawarikh 35-36, Kolose 4

“Kamu telah menipu dirimu dan membahayakan nyawamu, ketika kamu mengutus aku kepada TUHAN, Allahmu, dengan berkata: Berdoalah untuk kami kepada TUHAN, Allah kita, dan beritahukanlah dengan tepat kepada kami…” (Yeremia 42:20)

 

Setelah Gedalya, gubernur Yudea yang diangkat oleh Kerajaan Babel, mati dibunuh, penduduk takut akan pembalasan dari Babel, karena itu mereka mencari kehendak Allah melalui Yeremia. Lalu mereka, melalui Yohanan bin Kareah dan Azrya bin Hosaya, beserta seluruh rakyat meminta kepada nabi Yeremia agar berdoa untuk mereka kepada TUHAN, agar Tuhan memberitahukan kepada mereka jalan yang harus mereka tempuh dan apa yang harus mereka lakukan. Ketika permintaan mereka didengar oleh Tuhan, mereka tidak mau menaati apa yang Tuhan katakan kepada mereka. Yeremia berkata kepada mereka: “Sekalipun aku memberitahukannya kepadamu pada hari ini, kamu tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, yaitu tidak menuruti segala sesuatu yang disuruh-Nya kusampaikan kepadamu.”

Betapa menyedihkan dan mengecewakannya sikap mereka tersebut. Mereka tidak menghargai apa yang telah dilakukan Yeremia, hamba-Nya, dan terlebih lagi Tuhan yang telah menjawab permohonan mereka. Mereka menganggap remeh semua nasihat dan peringatan Tuhan atas mereka. Oleh karena itu, mereka akan menerima konsekuensi yang telah Tuhan sampaikan kepada mereka apabila mereka tetap pergi ke Mesir dan tinggal sebagai orang asing di sana. Mereka akan mengalami malapetaka karena murka Allah, yakni kelaparan dan penyakit sampar, kutukan dan aib, kengerian dan pedang, dan semuanya itu akan membawa mereka kepada kematian.

Kiranya dari bagian firman Tuhan ini, kita dapat belajar untuk sungguh-sungguh menghargai segala apa yang Tuhan telah katakan kepada kita melalui para hamba-Nya. Pada saat kita meminta pentunjuk dan nasihat Tuhan, maka ketika Tuhan menjawabnya, hendaknya kita menghargainya dengan mendengarkan dan menaati segala nasihat, peringatan dan perintah yang Tuhan sampaikan kepada kita melalui para hamba-Nya yang telah berdoa untuk kita. Dengan demikian, kita akan diberkati Tuhan dan mengalami keadaan yang baik dalam hidup ini. Amin.

STUDI PRIBADI :

(1) Apa yang diminta rakyat kepada Yeremia melalui Yohanan bin Kareah dan Azrya bin Hosaya ?
(2) Bagaimanakah respons Yeremia terhadap permintaan itu ?

Pokok Doa : Tuhan Yesus, ajarkanlah kami supaya mampu mesyukuri segala jawaban doa yang boleh kami terima dari Engkau, sehingga hidup kami boleh Engkau berkati, Amin.